Penyebab Setir Berat dan Cara Menjaga Sistem Kemudi Tetap Optimal

icon 5 January 2026
icon Admin

Setir mobil berat merupakan keluhan yang sering dirasakan pengemudi, terutama saat bermanuver pada kecepatan rendah atau ketika parkir. 

Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan karena kontrol kendaraan menjadi kurang maksimal. Jika Anda mulai merasakan setir mobil berat, penting untuk memahami penyebabnya agar penanganan bisa dilakukan sejak dini.

6 Penyebab Setir Mobil Berat

Berikut beberapa penyebab kenapa setir terasa berat yang perlu Anda ketahui:

  • Tekanan Angin Ban Tidak Ideal

Salah satu penyebab paling umum setir mobil berat adalah tekanan angin ban yang kurang. Ban yang kempis membuat permukaan ban menempel lebih luas ke jalan sehingga memerlukan tenaga lebih besar untuk memutar setir. 

Anda disarankan rutin memeriksa tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan agar sistem kemudi tetap ringan dan responsif.

  • Masalah pada Power Steering

Sistem power steering berfungsi meringankan putaran setir. Jika terjadi gangguan, setir mobil berat akan langsung terasa. Pada power steering hidrolik, oli yang berkurang atau kotor menjadi penyebab utama. 

Sementara pada power steering elektrik, gangguan sensor atau motor listrik bisa memengaruhi kinerja. Pemeriksaan rutin sistem ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan berkendara.

  • Kerusakan Rack Steer

Rack steer merupakan komponen utama dalam sistem kemudi yang menghubungkan setir dengan roda depan. Jika komponen ini aus atau bermasalah, putaran setir menjadi berat dan tidak presisi. 

Selain itu, sering muncul bunyi aneh saat setir diputar. Kondisi ini sebaiknya segera ditangani oleh teknisi profesional agar tidak merusak komponen lain.

  • Ball Joint dan Tie Rod Aus

Ball joint dan tie rod berperan menjaga kestabilan roda saat berbelok. Jika kedua komponen ini aus, pergerakan roda menjadi tidak lancar dan membuat setir mobil berat. 

Tanda lainnya adalah setir terasa kasar dan roda tidak kembali lurus dengan sempurna setelah berbelok. Penggantian komponen yang sudah aus akan mengembalikan kenyamanan berkendara.

  • Kurangnya Pelumasan Komponen Kemudi

Pelumasan yang tidak optimal pada sistem kemudi juga dapat menyebabkan setir mobil berat. Gesekan antar komponen meningkat jika pelumas mengering atau habis. 

Anda disarankan melakukan pengecekan dan pelumasan berkala pada bagian-bagian yang membutuhkan grease agar pergerakan setir tetap halus.

  • Pengaruh Beban Kendaraan

Muatan berlebih pada kendaraan dapat menambah beban pada roda depan, sehingga setir terasa lebih berat. Kondisi ini sering terjadi saat kendaraan membawa barang atau penumpang melebihi kapasitas. 

Untuk menjaga sistem kemudi tetap optimal, pastikan beban kendaraan sesuai dengan batas yang dianjurkan.

Cara Menjaga Sistem Kemudi Tetap Optimal

Agar setir mobil tidak terasa berat, Anda perlu melakukan perawatan rutin seperti pengecekan tekanan ban, penggantian oli power steering, serta pemeriksaan komponen kemudi secara berkala. 

Hindari kebiasaan memutar setir saat kendaraan dalam keadaan diam terlalu lama karena dapat mempercepat keausan komponen yang berakibat pada penurunan performa setir mobil. 

Setir mobil berat merupakan tanda adanya masalah pada sistem kemudi yang tidak boleh diabaikan. Dengan mengenali penyebabnya, mulai dari tekanan ban hingga kerusakan komponen kemudi, Anda dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat. 

Perawatan rutin dan penggunaan kendaraan yang bijak akan membantu menjaga sistem kemudi tetap optimal, sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih aman dan nyaman setiap saat. Kunjungi Suzuki Megah Putra untuk perawatan terbaik kendaraan kesayangan Anda.